MASJID HIDAYATULLAH
Terletak di kawasan padat penduduk, banyak janda. Pekerjaan warga menjadi wiraswasta (bengkel, dagang), ada juga yang ASN. Masyarakat masih banyak yang belum menunaikan shalat. Secara umum warna agamanya cenderung Muhammadiyah, ada yang ikut kajian Gumuk (Ust. Mudzakir), dan masyarakat awam.
Tanggapan takmir dan jamaah menerima dengan baik dan mengharapkan jamaah datang lagi. Ada jamaah tempatan yang bersedia menjadi dalil yaitu Bp. Basuki.
| Dalil Jualah | Catatan | Simpatisan | Catatan |
|---|---|---|---|
| Bpk. Basuki | Belum lama kembali menjalankan sholat. |
Masjid ini bisa ditindaklanjuti jamaah berikutnya, karena secara umum tanggapan baik dan ada yang bersedia menjadi dalil.
Masjid terdiri dari dua lantai. Lantai dua bisa digunakan untuk menaruh barang, memasak, khitmad dan tidur jamaah. Bangunan masjid bergabung dengan bangunan PAUD sehingga di hari kerja suasana masjid ramai dengan orang tua yang menunggu anaknya. Ketika hari kerja diwaktu sholat dzuhur dan ashar banyak karyawan yang datang untuk sholat.